Entri Populer

Selasa, 04 Januari 2011

TIK DALAM PEMBELAJARAN

IMPLEMENTASI TIK DALAM PEMBELAJARAN

1. Teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan dewasa ini memang menajdi salah satu jebutuhan vital guna menunjang tercapainya tujuan belajar, mengingat betapa pentingnya peran kedua dalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Pemanfaatn teknologi dalam dunia pendidikan merupakan harga mati yang memang sulit untuk diindahkan atau ditersierkan oleh kebutuhan yang lain, kemajuan teknologi sekarang ini berlangsung dalam hitungan detik. Artinya dalam kurun waktu yang singakt segala bentuk kemajuan di bidang teknologi menjadikan keharusan bagi setiap elemen pendidikan untuk berusaha menyesuaikannya. Begitu juga dengan peran komunikasi, dalam suatu pendidikan komunikasi menduduki ditertingkatan yang cukup tinggi dalam proses perwujudan tujuan pendidikan secara umum dan pembelajaran secara khusus. Kumunikasi yang baik dan relevan dengan proses pembelajaran akan menjadikan segala bentuk pembelajaran dapat diterima dan dipahami dengan mudah dan baik. Teknologi dan komunikasi sangat berkaitan erat. Keduanya memiliki peran yang cukup signifikan, selain dapat memberikan akses atau jaringan yang luas juga dapat mempercepat dan mempermuadah dalam melaksanakan proses pembelajaran. Beberapa kelebihan menganai keduanya di atas tidak terlepas pada sisi keburukan atau dampak negatifnya. Kemajuan teknologi dan komunikasi sekarang ini menyulitkan setiap lembaga atau pendidik dalam mengawasi dan mengontrol terhadap peserta didik yang sedang mengamai proses belajar, pengawasan yang kurang berakibat terhadap kebebasan yang salah kaprah, pengasaan tehadap alat teknologi dan komunikasi membuat mereka lebih mengedepankan keingainan atau hasrat mencoba dari pada mempelajari substtansi yang terpenting dari adanya kemajuan tersebut.
2. Yang termasuk kedalam ranah komunikasi adalah
a. Pemikiran kritis
Setiap orang yang mengalami atau mendapatkan cara berkomuniaksi yang baik dan beanr akan menimbulakn pemahaman yang mengkrucut terhadap suatu fenomena atau gejala yang sedang dikomunikasikan sehingga menimbulkan pola piker yang konklusif dannimbulkan pola piker yang konklusif dan kritis, karena kesimpulan yang didapatkan merupaka dampak positif dari komunikasi yang baik.
b. Kompetensi generalis
Secara general komunikasi yang dialami atau dilakukan bertujuan agar settiap sesuatuu yang ingin dicapai atau kompetensi yang harus dimiliki diwujudkan dengan beberapa hal diantaranya komunikasi yang betul-betul komunikatif
c. Pembuatan keputusan
Fungsi lain dari komunikasi adalah bagaimana suatu masalah yang sedang dibicarakan atau diselesaikan dapat melahirkan solusi pemecahanya, dengan komunikasi yang signifikan mendukung terhadap penyelesaian masalah tersebut dengan melahirkan sutu keputusan yang mufakat.
d. Komunikasi yang efektif
Komunikasi yang efektif menjadi alat penentuan tercapainya tujuan pembelajaran, dalam menyampaikan materi ajar antara guru dengan siswa harus terjalin komunikasi yang efektif agar segala materi yang diberikan dapat ditangkap dan dipahami dengan jelas, sebaliknya kemampuan hasil pemahaman atau feed back dari siswa juga dapat disimpulkan oleh guru.
e. Kompetensi penanganan situasi
Dalam aspek ini tujuan dari adanya komunikasi adalah upaya terciptanya suatu kaeadaan maksimal dari adanya hasil pencapaian pembelajaran (kompetensi) yang mana pada nantinya kompetensi tersebut dapat menempatkan diri sesuai kebutuhan tergantung dari situasi yang diinginkan atau sedang berlangsung

Yang termasuk ranah informasi:
a. Memberikan informasi belajar
Kemajuan informasi dewasa ini memberikan berbagai ragam dampak salah satunya mengenai informasi belajar yang dilakukan diberbagai elemen, kebutuhan akan pendidikan sudah dibumingkan dari awal lahirnya manusia sampai mereka kembali lagi kepada sang pencipta. Mengenai informasi belajar yang diberikan dalam ict ini adalah semua aspek kebutuhan, perlengkapan pebelajaran, sarana dan prasarana, dan fasilitas yang lain di berikan dalam waktu yang sangat cepat.
b. Meningkatkan efesinsi
Informasi yang akurat dan cepat sangat dibutuhkan oleh setiap elemen masyarakat apalagi yang konsen terhadap dunia pendidikan, merjangkaunya biaa dan waktu yang dibutuhkan serta kelengkapan informasi yang didapat dengan jalan keduanya menjadikan informasi tersebut dapat meningkatkan efesinsi di berbagai bidang
c. Meningkatkan kualitas belajar dan mengajar
Jelas bahwa informasi yang cepat, akurat dan mudah didapat dapat mewujudkan keberhasilan belajar dan mengajar semua indicator pencapaian kompetensi belajar akan mudah dikembangkan kedalam berbagai macam variasi pencapaian tujuan. Adanya hasil tersebut menggambarkan adanya peningkatan kualitas belajar dan mengajar. Artinya semua tujuan yang telah tercapai betul-betu dapat terimplementasikan sebagaimana mestinya.
d. Belajar sepanjang hayat
Kemudahan informasi sekarang ini menarik animo setiap manusia untuk menggali dan memahami berbagai disiplin ilmu dengan berbagai cara, karaena merekan ingin mengetahui data, atau informasi yang mereka butuhkan sesuai dengan tujuan yang mereka simpulkan dan cenderung untuk melakukan aktivitas tersebut sepanjang hayatnya
e. Perencanaan kebijakan dan manajemen
Dalam setiap kebijakan yang akan diberikan dalam setiap lembaga baik lembaga pendidikan maupun lembaga lain seharusnya mengedepankan cara komunikasi dan penyampaian informasi yang dapat diterima nalar dan intelektualitas. Keberlangsungan aktivitas pendidikan yang baik adalah terwujudnya kebijakan yang egaliter tidak memandang sebelah pihak dengan perantara manajemen yang aspiratis terhadap semua kalangan yang ikut terlibat didalamnya.

3. Pemanfaatan ICT dalam beberapa aspek
a. Memberikan kesempatan belajar
potensi ICT dalam memberikan kesempatan belajar terlihat dari adanya beberapa informasi pendidikan seperti informasi sekolah gratis dengan adanya biaya BOS yang sedah dilaksanaka oleh pemerintah, baik daerah maupun nasional. Setiap kalangan yang akan berniat untuk belajar diberikan kemudahan dengan kebijakan yang professional, aspiratif dan transparan
b. Mengingkatkan efesiensi
kemudahan mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan dalam pembelajaran bagi semua kalangan yang terlibat didalamnya baik guru, steakholder, dan siswa sendiri menjadikan segalanya lebih efesien dibandingkan dengan melakukan atau mendapatkanya secara manual misalnya ketika seorang guru yang mencari materi ajar dengan memanfaatkan media internet, tve, dan e-dukasi. Net


c. Mengingkatkan kualitas belajar dan mengajar
Potensi inilah yang sangat jelas dari pemanfaatan ICT dalam dunia pendidikan. Kualitas belajar terlihat dari adanya kesiapan setiap lulusan untuk melanjutkan atau terjun didunia sebenarnya dengan bekal kemandirian, profesionalitas, handal dan berdaya saing karena ketika proses pembentukan semuanya dilakukan dengan mengkorelasikan berbagai aspek pendukung yang dapata membawa hasil yang maksimal. Begitu juga peranya terhadap guru atau tenaga pengajar adanya ICT membuat pembelajaran lebih variatif, menarik, dan medah dimengerti dan dipahami hal ini juga sebagai motibator bagi guru sendiri untuk selalu meningaktkan kompetensi profesionalnya dalam pendidikan
d. Memfasilitasi pembentukan keterampilan
potensi ICT sangat memfasilitasi adanya keterampilan, karena setiap orang yang menggunakan ICT akan terdorong untuk memahami lebih dalam dan mencobanya berulang kali sampai predika “mahir” diraihnya. Keterampilan inilah yang dimakasudkan untuk bekal atau pembeda dari yang lain. Karena setiap objek pendidikan tentunya akan memeiliki karakteristik yang berbeda-beda
e. Mendorong belajar sepanjang hayat
Potensi ICT kepada setiap orang adalah mendorong mereka melakukan aktivitas belajar sepanjang hayat, akrena edukasi itu tidak hanya dilakukan disekolah maupun lembaga lain, dengan adanya ICT ini setiap orang dapat memperoleh informasi dan melakukan aktivitas belajar dimana saja, kapan saja, dan dalam keadaan apapun tidak terikat jenjang sekolah dan batas umur yang ditentukan
f. Meningkatkan perencanaan kebijakan dan managemen
Potensi ICT dalam mengikatkan perencanaan kebijakan dan manajemen adalah setiap informasi dan komunikasi yang diperoleh atau didapatkan menajdi bahan pertimbangan dan rujukan dalam penyusunan perencanaan berbagai program di lembaga pendidikan termasuk perencanaan kebiajakn yang diperlukan dalam mengambil setiap keputusan dan program yang akan dilakanakan terlebih dalam hal manajemen pendidikan, setiap elemen yang terlibat di dalam suatu lembaga pendidikan menuntut adanya penyesuaian dan adaptasi dari berbagai macam karakter dan individu masing-masing dengan adanya keterbukaan dan kepercayaan proses manajemen akan berlangsung dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan
g. Mengurangi kesenjangan digital
Kemampuan atau kompetensi sumber daya manusia yang handal akan mengurasi imbas kesenjangan diantara berbagai elemen yang telibat di dalamnya, kebutuhan akan informasi yang cepat dan kemudahanya menjadi kebutuhan pokok, karena setiap orang akan termotivasi untuk dapat meningkatkan kompetensinya masing-masing, sehingga tidal ada lagi yang namanya kesenjangan digital


4. Prasyarat yang dibutuhkan :
a. kompetensi sumber daya manusia
penggunaan ICT dan TIK akan berlangsung dengan baik sesuai dengan teknik penggunaanya jika ada potensi sumberr daya yang mampu mengoperasikan, menjalankan, dan memberikan penjelasan tentang perangkat atau segala sesuatu yang berkaitan denga ICT dan TIK. Kemudahan yang ditawarkan oleh alat tersebut akan dirasakan jika semua berjalan sesuai dengan petunjuknya sebaliknya kemudahan tersebut akan menjadi kesulitan yang luar baisa jika tidak mampu dijelaskan dan dioperasikan.



b. Adanya Alat Atau Fasilitas
ketersedian alat atau fasailitas ICT dan TIK menajdi syarata mutlak tercapainya tujuan penggunaan ICT dan TIK dalam pembelajaran, kompetensi sumber daya yang handal dan professional juga tidak akan berpengaruh secara signifikan jika tidak ada ketersedian alatnya, selain itu fungsi dari alat tersebut dapat membantu dalam memahami lebih dalam mengenai urgensi atau materi yang sedang diberikan. Dengan kata lain teori yang ditulis dan disampaikan harus dipraktekan secara riil dengan menggunakan alat yang relevan sehingga pemahaman mengenai materi ajar akan lebih maksimal dan tujuan dari pembelajaran dapat terwujud.